Cerita Sukses Anbim
drg. Amani Zaskia Putri
ANBIM Beasiswa ORBIT Tahun 2014 - 2022
S-1 Profesi Dokter Gigi Universitas Padjadjaran
Saat menduduki bangku kelas 2 SMA, bertepatan dengan tibanya masa pensiun Ayah, saya terseleksi sebagai salah seorang ANBIM YAAB-ORBIT HAH Periode 2014. Saya sangat bersyukur karena saya dapat melanjutkan upaya meraih cita-cita meski sedang dalam kondisi keterbatasan dana.
Kesempatan ini menjadi momentum bagi saya untuk lebih semangat dalam mengupayakan perolehan nilai terbaik di sekolah, hingga akhirnya saya diterima menjadi salah satu mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran melalui jalur SNMPTN.
Berkat motivasi dan kerja keras, alhamdulillah saya dapat meraih gelar Dokter Gigi, predikat Sangat Memuaskan dengan IP 3.83. Terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam kepada YAAB-ORBIT HAH, semoga pahala berlimpah akan terus mengalir untuk Almarhum Ayahanda Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie dan Almh. Ibunda dr. Hasri Ainun Habibie. Aamiin yaa Robbal Aalamiin.
Cerita Anbim Terbaru.
Cerita Anbim Terkait
Dapatkan lebih banyak Cerita Anbim dan Sumber Terkini di sini ...
Musyaffa Bian Ananda Riel, S.Ikom
ANBIM Beasiswa ORBIT Tahun 2018 - 2024
S-1 Sistem Informasi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Saya sangat bersyukur bisa menjadi penerima Beasiswa YAAB-ORBIT HAH karena pada saat itu ayah saya meninggal dunia dan keluarga saya tidak ada yang bisa mencari uang untuk biaya pendidikan. Saya terbantu banyak, saat di SMA maupun di
Andri Maulana, S.T.
ANBIM Beasiswa ORBIT Tahun 2019 - 2024
S-1 Teknik Pertambangan ITB
Saya terpilih sebagai penerima Beasiswa YAAB-ORBIT HAH dua bulan sebelum saya lulus SMA dan merasa bersyukur karena itu membantu untuk membayar tunggakan sekolah. Setelah itu saya diterima di Institut Teknologi Bandung dan YAAB-ORBIT HAH
Ani, S.Km
ANBIM Beasiswa ORBIT Tahun 2023 - 2025
S-1 Kesehatan Masyarakat, STIKES Baramuli Pinrang
Perjalanan saya sebagai penerima Beasiswa YAAB ORBIT Hasri Ainun Habibie merupakan salah satu momen paling berharga dalam perjalanan pendidikan saya. Sejak awal menempuh pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat, saya menyadari bahwa kondisi ekonomi keluarga menjadi tantangan tersendiri.
